Posted in Uncategorized

Kesyirikan dalam hormat bendera

FPI Minta Bupati Karanganyar Cabut Pernyataan

Kamis, 9 Juni 2011 02:03 wib
 1  197Email0

SURAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) wilayah Surakarta mendatangi sekolah Islam Al Irsyad Al  Islamiyah di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Mereka menyampaikan dukungannya, serta berjanji akan membela dua sekolah, Al Irsyad dan SD IST Al Albani Matesih, yang terancam ditutup karena menolak melakukan penghormatan terhadap bendera Merah Putih.

Pertemuan ini berlangsung di lantai dasar gedung sekolah, Rabu (8/6/2011) dan dihadiri oleh sejumlah guru dan Kepala Sekolah SMP Al Irsyad, Sutardi. Ketua Dewan Tanfidz FPI wilayah Surakarta, Choirul RS menyayangkan pernyataan Bupati Karanganyar Rina Iriani, yang menyebut kedua sekolah melakukan tindakan makar.

Untuk itu pihaknya telah menyiapkan tim khusus, yang akan mendampingi kedua sekolah. “Kami telah menyiapkan tim bantuan hukum FPI (Tim BHF) yang berjumlah 19 orang. Salah satunya kandidat doktor hukum UNS,” ujar Choirul.

Tim ini akan mendampingi dalam proses hukum, apabila nanti kedua sekolah akan menuntut Bupati Rina. Selain itu, FPI juga memberikan warning kepada bupati untuk mencabut pernyataannya. Choirul menilai kedua sekolah tidak bisa disebut makar, hanya karena menolak menghormat bendera Merah Putih.

Menurutnya, pernyataan bupati tersebut sangat luar biasa, karena diucapkan oleh seorang pemimpin daerah. “Kami memberikan waktu 3 kali 24 jam, untuk Rina agar segera mencabut pernyataannya. Apabila Rina tak melakukannya, maka kami akan mengambil tindakan,” tegasnya lagi.

Setelah mengunjungi Al Irsyad, rencananya FPI akan bertemu dengan ketua yayasan yang mengelola SD IST Al Albani Matesih. Agendanya sama, yaitu memberikan dukungan moril, serta melakukan pembelaan.
(Widi Nugroho/RCTI/ram)

Penulis:

Senang berbagi ilmu manfaat, mendengar dan berbagi. Saya bekerja di bidang komputer dan screen printing.

2 thoughts on “Kesyirikan dalam hormat bendera

  1. Kami memang sangat menyayangkan tindakan Bupati yang satu ini. Sedikit arogan dan penuh misteri… Tapi, kami juga menyayangkan tindakan sekolah yang tidak melakukan hormat kepada bendera Merah Putih… Bukan menghormati dalam tatanan akidah, tapi lebih ke bagaimana wujud cinta kita kepada Tanah Air.. dan itu sekali lagi menjadi kewajiban sebagai bangsa Indonesia dan umat Sayyidina Muhammad saw..

    1. Majelis Fathul Hidayah : kami berterima kasih atas kunjungannya ke blog ini, dan juga komentarnya. semoga bermanfaat bagi pembaca umumnya, dan khususnya buat diri saya. Jazakumullah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s